Bahasa Hakka - penggunaan kalimat tanya

Penggunaan kalimat tanya dalam bahasa hakka memiliki struktur tersendiri disini akan saya bahas lebih lanjut untuk :

A. siapa (ma ngin)
1. ki ma ngin ? (dia siapa ?)
dalam hal ini kata "ma ngin" adalah baku dan di depan kata ini hanya dapat ditambahkan subjek saja contoh lain :
     - ngi ma ngin ? (kamu siapa)
     - pakai nama = andi ma ngin ? (andi siapa)

B. apa (ma kai)
1. ma kai ?
maksudnya hal ini hanya digunakan untuk menanyakan hal yang berhubungan dengan barang, objek contoh :
     - ma kai tung si ? (barang apa)
     - ma kai shu ? (buku apa)

C. bagaimana (nyom pen)
1. nyom pen ?
maksudnya kata ini digunakan untuk menanyakan bagaimana atau hal untuk menanyakan suatu proses kejadian.
contoh :
     - nyom pen hiau ? (bagaimana bisa)
     - ngi oi nyom pen ? (kamu maunya bagaimana)

D. Mengapa (co mai)
1. kata ini digunakan hanya untuk menanyakan alasan dan menjawab .
menanyakan alasan, contoh :
    - ngi co mai mo hi mall ? (kamu kenapa ga pergi ke mall)
menjawab, contoh :
    a : andi, loi di ! (andi ke sini !)
    b : co mai ? (kenapa)

E. dimana (lok na bui)
merupakan kata yang fix dan kata ini untuk menanyakan daerah atau tempat, contoh :
    - bekasi lok na bui ? (bekasi terletak dimana ?)

F. berapa (ki to)
hal ini menanyakan berapa tidak pasti katanya karena tergantung penggunaan kata, contoh :
    - ki to lui ? (berapa harganya ?)
    - ki to lo ? (berapa kilogram ?)
tapi kata ini juga bisa digunakan untuk arti yang lainnya, contoh :
    - ki to chung (berat banget) dan tidak bisa diartikan sebagai beratnya berapa, sedangkan beratnya berapa lebih cocok kata "ki to lo ?"


Comments

  1. Agak berbeda dengan pengucapan hakka kendari

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya karena Setiap daerah mempunyai caranya masing-masing

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Ringkasan Cerita Sangkuriang

Sistem Ekonomi yang pernah dianut oleh Indonesia

Pantaskah Hukuman Mati di Indonesia